Apa Tujuan Anda Bekerja?

Menjelang akhir tahun seperti saat ini pasti sangat identik dengan yang namanya FLASHBACK, kalau kita lihat di TV pasti isinya membahas tentang kejadian-kejadian apa yang telah terjadi selama setahun ini, atau kita lihat di situs Youtube akan ada video kompilasi dari video-video yang menjadi trending sepanjang tahun ini.

Saya pun melakukan hal yang sama, biasanya saya akan mengingat-ingat kembali apa yang telah terjadi selama setahun ini, apa saja yang telah saya lakukan, dan apakah resolusi/target/impian yang saya canangkan di awal tahun telah tercapai.

Namun, ada yang sedikit unik saat saya melakukan flashback pada tahun ini, karena ingatan saya tidak hanya tentang tahun ini tapi jauh lebih ke belakang lagi, kurang lebih sekitar 5 tahun yang lalu di mana saya baru lulus kuliah dan mencari pekerjaan.

tujuan-kerja

Saya masih ingat betul setiap kali wawancara kerja selalu ada pertanyaan  “Apa tujuan Anda bekerja?” Maklum mungkin saat itu saya masih baru lulus (fresh graduate) jadi mungkin perusahaan-perusahaan pengen tau apa sih motivasi saya untuk bekerja.

Jawaban saya pun selalu klise, kalau perusahaan tersebut adalah perusahaan besar dengan jenjang karir yang bagus saya akan menjawab “Saya ingin ambil bagian memajukan perusahaan ini dan membangun karir saya di perusahaan ini.” Atau kalau di perusahaan kecil saya jawab “Saya ingin berkontribusi untuk perusahaan dan tentu saya ingin bisa lebih mandiri dengan punya penghasilan sendiri.”

Terus terang jawaban ini tidak sepenuhnya jujur, tapi saya juga tidak berbohong lhooo, toh jawaban saya pun abu-abu. Karena bisa dibilang memang itu adalah salah satu tujuan saya, tapi bukan tujuan utama saya, hehehe…

Jadi apa dong tujuan utamanya? Tujuan utamanya adalah “Ngumpulin modal untuk bangun usaha sendiri.” Memang dari awal cita-cita saya bukanlah menjadi pekerja kantoran, cita-cita saya adalah menjadi seorang pengusaha.

Selama sekitar 4 tahun saya bekerja sebagai karyawan, mengumpulkan modal sambil belajar tentang bisnis dan mindset pebisnis, serta mencari-cari peluang bisnis. Puji Tuhan, pada awal tahun 2013 saya resmi “pensiun dini” dan mewujudkan cita-cita saya untuk mendirikan usaha sendiri.

Jadi apabila teman-teman saat ini masih/akan bekerja sebagai karyawan namun sebenarnya bercita-cita menjadi seorang pengusaha, tetap tanamkan kuat-kuat dalam benak Anda bahwa bekerja sebagai karyawan hanyalah batu loncatan untuk Anda menjadi seorang pengusaha. Misalnya Anda bekerja untuk mengumpulkan modal, mengumpulkan relasi, mengumpulkan ilmu/informasi, dan lain sebagainya untuk bekal bisnis/usaha yang akan Anda dirikan.

Anda bisa bercerita tentang cita-cita Anda ini kepada teman-teman, saudara, atau keluarga Anda untuk semakin memperkuat dalam diri Anda bahwa tujuan akhir Anda adalah untuk mendirikan usaha sendiri. Saat saya masih bekerja sebagai karyawan, saya melakukan hal yang sama, saya selalu cerita ke teman, saudara, dan keluarga bahwa saya bekerja untuk mengumpulkan modal.

Karena semakin kuat impian tertanam dalam diri Anda, maka alam bawah sadar Anda tanpa Anda sadari akan membawa Anda ke garis finish Anda.

Saya ingat ada beberapa teman yang selalu mengatakan “bekerja untuk mencari pengalaman” dan pada akhirnya saya melihat pekerjaan mereka pun (*maaf) jadinya ya gitu-gitu saja, karena toh yang dicari hanya pengalaman, sedangkan pengalaman itu sesuatu yang menurut saya sangat absurd. Toh sebenarnya pengalaman juga bisa diperoleh dari mana saja kok, ngapain kerja kalau cuma cari pengalaman? Hehehe…

Namun, ada juga teman yang berkata “mau ngumpulin pengalaman dulu, tapi pengennya sih bisa kerja di luar negri”, nah kalau ini lebih baik, karena tujuannya lebih jelas, yaitu mencari pengalaman supaya bisa jadi bekal untuk kerja di luar negri. Dan bisa ditebak, pada akhirnya teman saya ini pun berhasil diterima di sebuah perusahaan di luar negri.

Jadi, sekarang apa tujuan Anda bekerja? :)

Silahkan isi komentar Anda di bawah

comments